info@nixtrain.com | 0813-1581-9911
03
MAY
2021

Bagaimana memulai Karir sebagai Network Engineer

Tags : , ,
Posted By :
Comments : 0
Memulai Karir sebagai Network Engineer

Network engineer menjadi salah satu pekerjaan yang banyak dimimpikan oleh fresh graduate / lulusan kuliah. Pekerjaan Network Engineer identik dengan pekerjaan santai, bisa traveling ke mana saja, kalau bosan ngantor bisa kerja dari rumah atau remote working, dan lain-lain. Namun, tahukah kamu bahwa menjadi Network Engineer bukanlah seperti yang kebanyakan orang bayangkan. Tugas seorang Network Engineer tidaklah mudah dan banyak tantangan yang harus dihadapi. Jadi, kamu musti confident dan disiplin dalam bekerja.

Seorang network engineer dituntut mampu bekerja sama dalam tim dan under pressure, harus bisa menyelesaikan proyek yang telah ditugaskan sebelum deadline berakhir. Mampu membangun komunikasi yang baik dengan klien dan siap kerja on call 24/7. Oleh karena itu, benefit yang didapatkan oleh seorang Network Engineer sepadan dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Tertarik menjadi Network Engineer?

Apa itu Network Engineer?

Network Engineer adalah pekerjaan design, build, maintenance, troubleshoot yang berhubungan dengan jaringan komputer atau infrastruktur jaringan sebuah perusahaan dan memastikan berjalan normal untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan. Yang termasuk jaringan di perusahaan diantaranya komputer, router, switch, firewall, IP phone, internet, intranet, extranet.

Tugas dan tanggung jawab Network Engineer :

  • Konfigurasi : install router, VPN, proxy server, switches, WAN accelerator, dan load balancer
  • Maintenance : menjadwalkan network updates, melakukan upgrade, dan install patches atau service pack
  • Performansi : monitoring dan troubleshooting network systems untuk meningkatkan performansi
  • Keamanan : melakukan backup data, update software antivirus, dan menerapkan sistem keamanan data terbaru
  • Optimisasi : bekerja sama dengan external service dan support vendor untuk memastikan network berjalan secara optimal

Bagaimana memulai Karir sebagai Network Engineer

1. Mengambil Kuliah Jurusan D3/S1

Sebagian besar lowongan pekerjaan network engineer saat ini menyertakan persyaratan kualifikasi pendidikan minimal D3 dari jurusan teknik eletro, teknik telekomunikasi, teknik komputer, sistem informasi, dan yang masih terkait dengan jaringan komputer. Perusahaan mengharapkan lulusan perkuliahan telah miliki dasar pengetahuan networking yang kuat, memiliki daya pikir yang kritis dan berpikir analitis. Hal ini bermanfaat untuk berkolaborasi bersama didalam sebuah tim untuk menyelesaikan problem yang terjadi.

2. Mengikuti On The Job Training / Magang Kerja

Selama status masih mahasiswa adalah kesempatan yang sangat baik untuk mengambil pengalaman hands on project dengan mengikuti kegiatan on the job training / magang kerja. Hal ini bertujuan untuk memperbanyak portofolio, menambah relasi, melatih skill konfigurasi troubleshooting, dan bekerja sama dalam tim. Tidak sedikit yang memiliki pengalaman magang kerja disebuah perusahaan begitu lulus langsung di hire tanpa proses rekrutmen yang panjang lebar. Tunjukkan performansi kinerja yang terbaik agar dilirik perusahaan tempat magang.

3. Menguasai Basic Networking

Pengetahuan dasar jaringan komputer diperlukan bagi seorang network engineer. Dengan memahami basic networking, maka akan mempermudah pada saat proses troubleshooting permasalahan jaringan. Pelajari dengan detail materi basic networking seperti :

  • Topologi
  • Router/Switche/Hub
  • OSI Model
  • Firewall
  • Application Protocol
  • IP Addresses
  • Network Security, etc


Tool praktek lab network :

4. Mengambil Ujian Sertifikasi Vendor

Perusahaan yang menggunakan perangkat networking vendor seperti Cisco, MikroTik, Juniper, Huawei, dan lainnya umumnya memiliki standar minimal untuk network engineer yang mengoperasikan perangkatnya yaitu telah lulus ujian sertifikasi vendor. Di Indonesia sendiri untuk persyaratan yang diminta oleh perusahaan minimal yaitu CCNA, JNCIA, MTCNA. Untuk mendapatkan sertifikasi vendor, kamu bisa mengikuti training atau langsung ujian di testing center yang kamu pilih. Kalau kamu butuh komunitas untuk belajar bersama meraih CCNA, kamu bisa bergabung di group Komunitas Cisco CCNA Indonesia.

Baca juga : CCNA Lab Guide Nixtrain Edisi 1

5. Memilih Path Sertifikasi Vendor

Tiap vendor memiliki path sertifikasi yang berbeda-beda. Untuk berkarir menjadi network engineer, direkomendasikan harus fokus pada salah satu vendor terlebih dahulu, misalnya Cisco. Setelah lulus ujian level associate sampai expert, kamu bisa mempelajari vendor yang lain. Tujuannya untuk memperkuat konsep dan memahami feature yang ada di perangkat vendor dengan baik. Secara konfigurasi tidak jauh berbeda, ketika kamu sudah mahir di Cisco, pindah ke vendor lain tidaklah sesulit jika kamu belum paham konsep Cisco.

7. Mulai Mencari Pekerjaan

Mencari pekerjaan network engineer bisa kamu lakukan dengan googling terlebih dahulu atau dari group facebook, email mailing list, dan referensi dari teman. Cara paling mudah yaitu melalui referensi. Namun untuk mendapatkan referensi perlu effort lebih yaitu membangun hubungan baik, saling percaya dan memenuhi kualifikasi yang diminta. Di jaman sosmed seperti sekarang ini, kamu bisa membangun personal branding untuk menunjukkan skill yang dimiliki. Jadi ketika HRD memfilter lamaran kamu, mereka langsung bisa menilai bahwa kamu mampu dan qualified. Minimal gunakan facebook dan linkedin dengan bijak untuk mendapatkan perhatian dari HRD.

Semoga tulisan ini bermanfaat buat kamu yang sedang menjadi jobseeker. Salam sukses selalu.

About the Author
Nixtrain adalah perusahaan yang bergerak di bidang Training Center dan IT Solution di Bandung, Jawa Barat. Nixtrain telah mendeliver layanan training dan solusi IT untuk swasta , pemerintah, sekolah, universitas maupun personal sejak 2015

Leave a Reply

*

Open chat
Butuh bantuan?
Halo, ada yang bisa kami bantu?